Hello everybody, kembali lagi dalam blog saya ini, kali ini saya akan menceritakan tentang liburan saya pas akhir tahun di jakarta :v, saya nggak kayak kebanyakan orang kalau liburan, ada yang kepuncak, ada yang ke gunung bromo, ada yang manjat gunung,Dll.
Kalau liburan nggak haurs keluar duit banyak kok ya.... kalo kantongnya pas-pas an pasrah aja dah kalo mau liburan ke tempat yang enak.
Cuman siapin aja ongkos 50rb buat muterin jakarta , nggak usah keluarin banyak banyak hemat pangkal kaya boros pangkal miskin (tumben ts-nya bener :v)
1.Perjalanan menuju ke Jakarta
Udah lah nggak usah dibahas :-D
2.Monumen Nasional (Tugu Monas)
Cuman siapin aja ongkos 50rb buat muterin jakarta , nggak usah keluarin banyak banyak hemat pangkal kaya boros pangkal miskin (tumben ts-nya bener :v)
1.Perjalanan menuju ke Jakarta
Udah lah nggak usah dibahas :-D
2.Monumen Nasional (Tugu Monas)
Inilah monumen peringatan setinggi 132 meter (433 kaki), didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia dalam merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Monumen yang dibangun oleh Presiden Soekarno ini bermahkotakan lidah api yang dilapisi lembaran emas.
Monas adalah tempat wisata di Jakarta yang paling populer, sekaligus pula salah satu kebanggaan Republik Indonesia. Monumen yang diarsiteki oleh Friedrich Silaban dan R.M. Soedarsono ini terbuka untuk umum setiap hari sejak jam 8 pagi hingga 3 sore, kecuali pada Senin pekan terakhir setiap bulannya ditutup untuk umum.
Di bagian dasar Monas, terdapat Museum Sejarah Nasional Indonesia pada kedalaman 3 meter. Museum ini berukuran luas 80 x 80 meter, dapat menampung pengunjung hingga 500 orang. Terdapat lift yang akan membawa Anda ke puncak Monas setinggi 115 meter, Anda dapat menyaksikan panorama Jakarta dari puncaknya. Kapasitas lift menampung paling banyak 11 orang sekali angkut dan pelataran puncak Monas maksimal dapat menampung hingga 50 orang.
Tiket masuk Tugu Monas adalah sebesar Rp 5 ribu per orang (dewasa), mahasiswa Rp 3 ribu, dan anak-anak Rp 2 ribu. Untuk menggunakan lift ke puncak Monas, Anda dapat membayar tiket lift sebesar Rp 10 ribu per orang (dewasa) atau mahasiswa Rp 5 ribu.
3.Kidzania Jakarta
Inilah salah satu destinasi wisata anak di Jakarta yang disukai. Kidzania Jakarta menawarkan rekreasi unik berkonsep EDUTAINMENT bagi anak-anak usia 2-16 tahun. Tempat wisata indoor ini berbentuk semacam replika kota yang sesungguhnya, tetapi dalam ukuran anak-anak. Ada jalan raya, Rumah Sakit, Supermarket, Salon, Teater, serta kendaran lalu-lalang di sekeliling kota replika ini.
Orangtua tidak diperkenankan ikut dalam kegiatan wisata anak selama berlangsung, tetapi orangtua didorong untuk menjadi penonton di Teater dan Stasiun TV. Selain itu, tersedia juga Parents Lounge, yakni tempat untuk orang dewasa bersantai selama anak-anak bermain.
Tiket masuk Kidzania Jakarta disesuaikan dengan rentang usia anak, kisaran harga mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 250 ribu per anak. Sementara untuk orang dewasa, harga tiket masuk mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu per orang.
4.Masjid Istiqlal
Ini yang paling saya suka adalah masjid terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara dengan desain arsitektural perpaduan dari arsitektur Indonesia, Timur Tengah, dan Eropa. Masjid nasional yang menjadi kebanggaan rakyat Indonesia ini berawal dari gagasan Menteri Agama RI saat itu, KH. Wahid Hasyim serta H. Anwar Tjokroaminoto. Kemudian oleh Presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno, pembangunan masjid diprakarsai dengan pemancangan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Masjid Istiqlal pada tanggal 24 Agustus 1961.
Nama “Istiqlal” berasal dalam bahasa Arab, artinya “Merdeka”. Masjid ini dibangun sebagai ungkapan dan bentuk rasa syukur bangsa Indonesia, yang atas berkat dan rahmat Tuhan YME telah terbebas dari tangan penjajah. Tahukah Anda, antara Masjid Istiqlal dan Geraja Katedral Jakarta berada dalam lokasi yang sangat dekat. Hal ini dimaksudkan oleh Presiden Soekarno sebagai lambang semangat persaudaraan, persatuan, dan toleransi beragama di Indonesia sesuai Pancasila.
Masjid Istiqlal memiliki arsitektur modern, dinding dan lantainya berlapis marmer dan dihiasi ornamen geometrik dari baja antikarat, serta mampu menampung lebih dari 200 ribu jamaah. Rancang bangun masjid kebanggaan Indonesia ini diarsiteki oleh Frederich Silaban, seorang penganut agama Kristen Protestan, dengan karya desain masjid bersandi Ketuhanan.
Saat ini, kunjungan wisatawan ke Masjid Istiqlal tak pernah sepi. Selain sebagai tempat ibadan, masjid ini adalah pula objek wisata religi di Jakarta yang terkenal, pusat pendidikan, serta pusat aktivitas syiar Islam.
5.Akhirnya ke Puncak Juga :v (Cianjur)
Alhamdulillah bisa naik gunung tapi nggak kepuncak ya.. gapapa kan :v walaupun nggak seseru di puncak tapi suhu dan keindahan alam disini sama dengan di puncak. Ini adalah gambaran gunung salak :v :
Dan sehabis dari cianjur saya menuju waduk cirata, waktu tempuh memakai mobil sekitar 1-2 jam an tergantung kemacetannya.
Maaf Apabila ada kesalahan kata/kesalahan cerita yang agak meleset.
Assalamualaikum Wr.Wb




